Minggu, 17 Mei 2015

TANGKUBAN PERAHU




Tangkuban Perahu adalah gunung berapi aktif 30 km sebelah utara dari kota Bandung, ibukota provinsi Jawa Barat, Indonesia. Hal terakhir meletus pada tahun 1826, 1829, 1842, 1846, 1896, 1910, 1926, 1929, 1952, 1957, 1961, 1965, 1967, 1969, 1983. Ini merupakan daya tarik wisata yang populer di mana wisatawan bisa berjalan kaki atau naik ke tepi kawah untuk melihat mata air panas dan lumpur yang mendidih dari dekat, dan membeli telur yang dimasak pada permukaan yang panas.  stratovolcano ini adalah di pulau Jawa dan terakhir meletus pada tahun 1983. Bersama dengan Gunung Burangrang dan Bukit Tunggul, yaitu sisa-sisa kuno Gunung Sunda setelah letusan plinian menyebabkan kaldera runtuh.

Nama "Tangkuban Perahu" berasal dari bahasa Sunda yaitu "Tangkuban / Nangkuban" yang berarti "Menelungkup" dan "Perahu" yang berarti "Perahu / Kapal kecil hanya untuk 2 atau 3 orang penumpang".
Nama Tangkuban Perahu juga berkaitan erat dengan legenda tebentuknya gunung Tangkuban Perahu yang beredar dikalangan masyarakat Bandung, legenda tersebut bisa anda baca di blog saya " legendong.blogspot.com ".

Pada gunung tersebut anda bisa kunjungi beberapa Kawah yaitu:


Kawah Ratu



Kawah Upas


Kawah Domas

Selain ketiga kawah tersebut, masih ada beberapa kawah lagi yaitu : Kawah Baru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Jarian, dan Pangguyangan Badak. Pada saat mengunjungi Kawah sebaiknya memperhatikan  ciri-ciri kawah, layak dikunjungi atau tidak, bilamana terlihat dinding kawah tersebut berwarna kuning dan tanaman-tanaman di dekatnya banyak yang mati sebaiknya Kawah tersebut tidak didatangi, karena mengandung gas beracun. Kawah RatuKawah Upas dan Kawah Domas merupakan kawah favorit pengunjung.
Itulah sedikit informasi dari saya mengenai tempat wisata di Tangkuban Perahu. Selamat berlibur ........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar